BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau "Istana Kota Piring"
Gedung Sultan Mahmud Riayat Syah (Gedung C1 Lantai 2 dan Lantai 3) Pulau Dompak
Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29124

E-mail : bkpp.kepriprov@gmail.com

Top Panel
  • Ditayangkan: Jumat, 04 Mei 2018 14:00
  • Ditulis oleh NS/ red
  • Dilihat: 187

480 NAMA PESERTA KEPRI LULUS SELESI ADMINISTRASI IPDN

Jumat ini (4/5), panitia Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN 2018 akhirnya mengumumkan nama-nama peserta yang lulus seleksi administrasi elektronik dari seluruh Indonesia. Melalui website spcp.ipdn.ac.id, nama-nama peserta yang lulus tersebut diumumkan sesuai dengan nama provinsi masing-masing tempat peserta mendaftar.  480 nama peserta tercatat lulus seleksi adminitrasi untuk wilayah pemerintah Provinsi Kepri. Kota Batam menjadi salah satu wilayah yang peserta kelulusannya paling tinggi, mencapai 172 orang. Sementara di posisi kedua adalah Kota Tanjungpinang dengan 153 peserta, Kabupaten Karimun dengan 63 peserta, Kabupaten Bintan dengan 35 peserta, dan Kabupaten Natuna dengan 29 peserta. Sementara peserta dari Kabupaten Lingga tercatat 17orang dan menyusul Kabupaten Anambas dengan jumlah 11 orang.

Pasca pengumuman ini, semua peserta yang dinyatakan lulus seleksi adminitrasi secara elektronik diwajibkan untuk melakukan verifikasi administrasi PNBP. Verifikasi tersebut dijadwalkan selama 11 hari dari 5-16 Mei 2018. Jika peserta dinyatakan lulus, maka ia berhak mengikuti Tes Kompetensi Dasar yang akan dilaksanakan 21-31 Mei 2018 di Ruang CAT BKPSDM Provinsi Kepri. Sejumlah persiapan pun mulai dilakukan BKPSDM. Apalagi mengingat bahwa pelaksanaan TKD tersebut akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan.

“Yang pasti kita akan siapkan ruangan CAT untuk pelaksanaan TKD.  Satu sesi untuk 40 orang. Kemungkinan dalam satu hari akan dibagi menjadi 3-4 sesi,“ ujar Nora Fitri, Kabid Pengadaan, Informasi Kepegawaian, dan Penilaian Kinerja BKPSDM. Ia mengaku optimis jatah formasi Kepri yang 35 orang akan terisi, meskipun nilai ambang TKD sekarang sudah dinaikan. “Kami akan lakukan seleksi sesuai aturan. Dari 480 orang yang ikut, hanya 3 kali formasi yang akan lulus dan ikuti tes kesehatan. Kemudian akan disaring lagi 2 kali formasi untuk  tes psikologi, dan 1,1 formasi saat pantukhir nanti,” jelasnya memaparkan. (NS)