BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau "Istana Kota Piring"
Gedung Sultan Mahmud Riayat Syah (Gedung C1 Lantai 2 dan Lantai 3) Pulau Dompak
Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29124

E-mail : bkpp.kepriprov@gmail.com

Top Panel
  • Ditayangkan: Selasa, 18 September 2018 18:57
  • Ditulis oleh NS
  • Dilihat: 688

KEHADIRAN PEGAWAI SAAT APEL DIAPRESIASI WAGUB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pegawai saat apel pagi, Senin (17/9). Ia mengaku sangat senang karena pegawai mau melakukan perubahan, meski itu dimulai dari hal yang kecil semacam apel. “Saya senang karena apa yang kita himbau dilaksanakan dengan baik oleh pegawai. Saya mengapresiasi kehadiran saudara-saudara” ungkapnya yang disambut tepuk tangan pegawai yang menghadiri apel. Apresiasi tersebut diungkap Isdianto saat memimpin apel pagi bersama di halaman kantor Gubernur Kepri.

 Sebelumnya, Isdianto memang melakukan sidak ke beberapa dinas di gedung C2. Hasil sidak tersebut membuahkan surat edaran tentang pelaksanaan apel pagi. Surat itu menjadi penegasan kembali bahwa apel dan finger print harus dilakukan di mesin dan tempat yang telah ditentukan. Khususnya pada mesin portable yang telah disiapkan BKPSDM di lapangan apel. Ke depannya, BKPSDM dan Kominfo telah menyiapkan sebuah sistem baru untuk finger print. Kehadiran pegawai nantinya tidak lagi bergantung pada alat finger print yang disediakan, tapi cukup dipantau dengan hp android yang dimiliki tiap-tiap pegawai. Kehadirannya saat pelaksanaan apel pagi pun dipantau dengan titik koordinat yang telah ditentukan. Apabila pegawai berada di luar titik koordinat khusus apel, maka dipastikan pegawai tersebut tidak hadir apel.

“Kita memang harus berubah. Kalau ingin Provinsi Kepri menjadi lebih baik, ya lakukan perubahan. Minimal dari diri kita. Karena kedisiplinan sejatinya untuk diri kita sendiri, “ pesannya. Pada saat yang sama, Isdianto pun mengkritisi kehadiran pejabat Eselon 2. Menurutnya, menjadi pimpinan haruslah menjadi panutan. Apel pagi dapat menjadi momentum bagi eselon 2 untuk menunjukkan bahwa mereka berdisiplin. Langkah ini, ditegaskan Isdianto, menjadi PR yang harus dilakukan para petinggi di tiap instansi itu. (NS)