BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau "Istana Kota Piring"
Gedung Sultan Mahmud Riayat Syah (Gedung C1 Lantai 2 dan Lantai 3) Pulau Dompak
Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29124

E-mail : bkpp.kepriprov@gmail.com

Top Panel
  • Ditayangkan: Rabu, 19 Desember 2018 09:32
  • Ditulis oleh NS
  • Dilihat: 575

KEPRI PERINGATI HARI BELA NEGARA

Wakil Gubernur  Provinsi Kepulauan Riau Isdianto memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-70 di halaman kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak. Isdianto bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara. Isdianto lalu membacakan amanat bela negara dari Presiden RI Joko Widodo.

"Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya bela negara, tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, tapi harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi," kata Isdianto membacakan amanat dari Jokowi di Dompak, Rabu (19/12). "Sebagai negara besar dengan penduduk terbanyak keempat di dunia serta negara maritim dengan ribuan pulau bangsa yang Bhineka dalam suku ras dan agama kita bersyukur bahwa negara kita tetap rukun damai dan bersatu," lanjut dia.

Jokowi, seperti amanat yang dibacakan Isdianto kemudian menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah melakukan aksi bela negara. Tak hanya TNI-Polri, profesi guru juga dimaknai sebagai bela negara. "Mereka yang mengajar walaupun bukan guru, yang mengajak masyarakat untuk hidup sehat walaupun mereka bukan pegawai kesehatan, banyak mereka yang mendampingi masyarakat untuk berwirausaha tanpa berniat mengambil manfaat dari masyarakat. Inilah sebuah bentuk dari bela negara yang patut kita apresiasi," jelas Isdianto. Acara ini dihadiri juga oleh ASN dan undangan dari berbagai lapisan masyarakat. Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat pada 19 Desember 1948. (NS)