BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau "Istana Kota Piring"
Gedung Sultan Mahmud Riayat Syah (Gedung C1 Lantai 2 dan Lantai 3) Pulau Dompak
Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29124

E-mail : bkpp.kepriprov@gmail.com

Top Panel
  • Ditayangkan: Selasa, 12 Desember 2017 08:15
  • Ditulis oleh NS
  • Dilihat: 363
  • 30 Nov

BKPSDM TURUT ANDIL DALAM HELATAN NIKAH MASSAL LKKS

Ada yang berbeda pada peringatan Hari Ibu tahun ini. Setidaknya, itulah yang digagas Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak. Dalam rangka Sempena Hari Ibu, LKKS menggelar helatan nikah massal pada Selasa (12/12) yang diikuti 15 pasangan dari kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Bertajuk ‘Sempena Hari Ibu, LKKS dalam Program Nikah Massal Membentuk Keluarga yang Berkualitas’, acara isbat dan nikah massal dimulai pukul 10 pagi yang ditandai dengan iring-iringan pasangan pengantin memasuki gedung aula. Lima belas pasangan raja dan ratu sehari itu tampak gagah dan anggun mengenakan baju khas daerah masing-masing.

Sekda Provinsi Kepulauan Riau, H.T.S Arif Fadillah turut serta hadir dan memberikan sambutan. Ia sangat mengapresiasi kegiatan yang digawangi LKKS ini dan menyampaikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi golongan yang ekonominya lemah. “Saya sangat mengapresiasi. Kita bantu bukan sekadar kebutuhan pestanya, tapi juga kebutuhan administrasinya. Tentunya sesuai dengan sistem dan prosedur pernikahan agama masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, sangat mungkin jika di pelosok di Provinsi Kepri ini masih banyak pasangan suami istri yang belum tercatat administrasinya. “Bisa jadi masih banyak yang melakukan pernikahan sirri atau di bawah tangan. Problemnya ke depan sangat banyak. Jika buku nikah saja tidak ada, maka akte kelahiran bagi anak-anaknya tentu tidak bisa diterbitkan. Program ini sangat bijak untuk membantu generasi penerus mendapatkan kesempatan memperbaiki hidupnya,” jelasnya lagi.

Sentuhan adat Melayu turut dihadirkan pada helatan nikah massal ini. Selain berbalas pantun, upacara tepuk tepung tawar pun turut mewarnai jalannya acara. Sekda berkesempatan menjadi orang pertama yang melakukannya diikuti sang istri, Kepala Dinas Sosial dan istri, juga Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau.

Salah satu pasangan pengantin, Suwandi Lubis dan Elfrida Saragih mengaku sangat bahagia mengikuti nikah massal ini. Selain karena mereka berkesempatan menjadi raja dan ratu sehari, juga karena pernikahan mereka kini sudah sah di mata hukum dan agama. “Akses kami terbatas awalnya karena tak adanya identitas, sementara untuk mengurusnya tidak tahu cara dan bagaimana biayanya. Kami berharap kami segera memiliki KK, KTP dan bisa segera mengurus akte lahir anak-anak kami,” ungkapnya.

BKPSDM dan sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Kepri pun turut serta memeriahkan helatan itu. Berbagai hidangan khas pun disediakan dan dapat disantap oleh keluarga dan para tamu undangan yang hadir. (NS)