BKPSDM - Kepri
Latest News

PEMBUKAAN DIKLAT ANALIS KEPEGAWAIAN TINGKAT AHLI TAHUN 2017

  • 15 September 2017
  • Admin Utama
  • 167

Tanjungpinang - Dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada PNS dalam bidang Manajeman PNS dan Pengembangan Sistem Manajemen PNS yang menjadi tugas pokok Fungsional Analis Kepegawaian, maka Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negera Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan Diklat Analis Kepegawaian Tingkat Ahli. Acara yang dijadwalkan berlangsung selama 12 (dua belas) hari,  dimulai dari tanggal 12-24 September 2017 bertempat di Hotel Pelangi Tanjungpinang. Peserta Diklat berasal dari OPD di  Lingkungan Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 25 (dua puluh lima) orang peserta yang terdiri dari :

1.            PNS formasi Analis Kepegawaian sebanyak 18 orang

2.            PNS yang telah diangkat menjadi Analis Kepegawaian sebanyak 3 orang

3.            PNS Calon Analis Kepegawaian melalui Inpassing sebanyak 4 orang

Adapun Pengajar/WI atau Narasumber Diklat Analis Kepegawaian Tingkat Ahli berasal dari Badan Kepegawaian Negara dan Widyaiswara BKPSDM Provinsi Kepulauan Riau.

Pada saat sambutan pembukaan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau, dalam hal ini diwakili oleh Kabid Mutasi, Pengangkatan dan Penghargaan Iip Ilham Firman,M.Si menyampaikan bahwa dengan lahirnya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang  Aparatur Sipil Negara dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menuntut setiap aparatur harus memiliki kompetensi di bidangnya, professional, berintegritas dan berkinerja tinggi.  Kemudian tuntutan reformasi birokrasi kedepan adalah mengurangi jabatan struktural dan lebih mengedepankan jabatan fungsional. Ini dapat dirasakan dengan lahirnya Peraturan Pemerintah nomer 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah yang mengharuskan setiap Pemerintah Daerah mengurangi jabatan struktural dan mengurangi jumlah OPD di masing-masing tingkat Pemerintah Daerah. Perubahan Paradigma ini hendaknya disikapi dengan positif oleh aparatur bahwa kedepannya jabatan struktural bukan lagi jabatan yang menjadi impian aparatur tapi justru jabatan fungsionallah yang menjadi harapan aparatur dalam pengembangan karir. Jafung Analis Kepegawaian dinilai sebagai jabatan yang strategis dalam menghadapi reformasi birokrasi sebagai mitra dari unit kerja untuk menyusun kepegawaian.

Dalam menghadapi reformasi birokrasi, seorang pegawai harus profesional dalam menjalankan tugas. Profesional ini dilihat dari basis kompetensi, basis integritas, dan basis kinerja. Untuk itulah BKPSDM Provinsi Kepri melaksanakan Pelatihan Analis Kepegawaian Tingkat Ahli supaya aparatur Pemegang jabatan analis kepegawaian mendapatkan pengetahuan yang utuh dari perubahan regulasi tersebut disamping untuk meningkatkan kompetensi dan profeionalitas diri serta bagi peserta yang berasal dari Formasi Analis Kepegawaian tidak ragu lagi dalam menentukan pilihan untuk menjadi pemegang Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian.

Pada akhir sambutannya beliau juga mengingatkan kembali kepada seluruh peserta diklat untuk dapat menginformasikan kembali hasil dari diklat ini kepada atasan dan rekan-rekan kerja lainnya di OPD masing-masing, sehingga pada akhirnya apa yang menjadi tujuan kegiatan diklat ini dapat tercapai. (red/NS)